OWABONG NEWS

Sehubungan dengan datangnya bulan Ramadhan Owabong Waterpark Purbalingga & Sanggaluri Purbalingga akan tutup operasional sementara. Dimulai awal Ramadhan (Nunggu keputusan pemerintah) Sampai dengan 8 Juni 2018. Owabong & Sanggaluri akan tutup Operasional sebagai persiapan liburan Lebaran. Perbaikan-perbaikan wahana, dan persiapan wahana baru Ziipline coaster, Kolam busa dan Golaga purbalingga. Marhaban ya Ramadhan Mohon Maaf atas semua salah & khilaf.b7b08d91-b9a0-409a-a063-d8906e363355PurbalinggaNews – Memperingati hari buruh sedunia (May Day), Obyek wisata Air Bojongsari bekerjasama dengan Apindo dan Dinas Tenaga Kerja Purbalingga akan menggelar jalan sehat May Day pada Minggu (13/5) lusa. Ditargetkan jalan sehat ini diikuti oleh 15 ribu karyawan perusahaan dan keluarganya di Purbalingga. Hadiah yang ditawarkan sangat menarik, selain berbagai doorprice juga disiapkan hadiah berupa 4 ekor sapi. Star dan finish jalan sehat dari Owabong.

Abu Suratin selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, kegiatan jalan sehat ini ini lebih bermanfaat dan lebih bermartabat daripada unjukrasa turun ke jalan. “Kegiatan ini sekaligus untuk menciptakan suasana kebersamaan diantara pekerja, maupun dengan pihak pengusaha, Apindo dan Pemerintah,” kata Abu Suratin, Kamis (10/5).

Dikatakan Abu Suratin, pendaftaran untuk mengikuti jalan sehat sebesar Rp 10 ribu per orang. Biaya pendaftaran ini sudah termasuk tiket masuk ke Owabong.Panitia menyediakan hadiah doorprice yang jumlahnya mencapai ratusan. Juga disediakan hadiah berupa empat ekor sapi. “Peserta selain bisa berbasah ria di Owabong, juga disuguhi tontonan musik menarik dari Putra Pandu Pandawa,” kata Abu Suratin sembari menambahkan pendafataran bisa dilakukan di masing-masing perusahaan yang ada di Purbalingga. (y)

32077110_1015821671913606_4074621867258806272_n

Terima kasih atas dukungan dari semua pihak, Kamis 3 mei 2018 berlangsung dibalai Kartini jakarta selatan PD.OWABONG Purbalingga mendapatkan penghargaan TOP BUMD 2018 dengan inovasi dibidang wisata uggulan di Indonesia. Semoga Pariwisata Purbalingga semakin maju

31543820_1012455558916884_8976438918010372096_n 31880932_1012455845583522_1390703134770200576_n

30698751_1001764896652617_4847315461953552384_n
Buat kamu, teman kamu, saudara kamu, atau Orang tua kamu yang bernama Kartini Periode 21 April – 30 April 2018 Gratis masuk Owabong. Syaratnya cukup menunjukan Identitas diri….. — di Owabong Purbalingga.
30441121_999032943592479_3050969360614031360_nSumber: REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA — Obyek wisata Goa Lawa yang berada di lereng Gunung Slamet Desa Siwarak Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, ditutup hingga menjelang Lebaran. Penutupan obyek wisata tersebut dilakukan karena sedang dilakukan pembenahan di obyek wisata tersebut. ”Pembenahan dilakukan selama sekitar dua bulan mulai 2 April lalu hingga 12 Juni 2018 mendatang. Selama penutupan, maka pengunjung tidak bisa masuk ke obyek wisata,” jelas Bupati Tasdi, Jumat (6/4). Dia berharap, setelah dilakukan pembenahan maka obyek wisata Goa Lawa akan semakin cantik sehingga dapat menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Menurutnya, pembenahan Goa Lawa yang dilakukan merupakan salah satu komitmen Pemkab Purbalingga untuk menjadikan wilayahnya sebagai salah satu tujuan destinasi utama di Jawa Tengah, bahkan nasional. Terlebih di kawasan lereng Gunung Slamet wilayah Purbalingga, sebenarnya sudah cukup banyak obyek wisata yang menarik minat pengunjung. ”Dengan akan dibangunannya bandara Jenderal Soedirman dan adanya tol Trans Jawa dengan pintu keluar di Kabupaten Pemalang, Pemkab Purbalingga harus bisa mengambil peluang untuk mengembangkan berbagai sektor, salah satunya di sektor pariwisata,” katanya.Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Purbalingga, Prayitno, mengakui perkembangan obyek wisata Goa Lawa sejak diresmikan tahun 1979 silam, memang cenderung stagnan, dengan kunjungan rata-rata 60 ribu wisatawan per tahun. Hal ini karena daya pikat yang ditawarkan pada wisatawan hanya suasana alam dan bebatuan serta lorong-lorong goa yang terkesan gelap. ”Dengan pembenahan yang tengah dilakukan ini, daya pikat yang ditawarkan padawisatawan tidak hanya dalam goa saja, tapu juga daya pikat di luar goa,” jelasnya.Dia juga menyebutkan, obyek wisata Goa Lawa ini nantinya terkoneksi dengan daya tarik obyek wisata lain di sekitarnya, seperti wisata pendakian keluarga di Dusun Bambangan Desa Kutabawa dan wisata keluarga di Agro Wisata Desa Serang Kecamatan Karangreja. Prayitno mengatakan, dengan adanya pembenahan ini, obyek wisata Goa Lawa ke depan bisa menarik wisatawan hingga lebih dari 200 ribu wisatawan per tahun.